Macam-Macam Ukuran Keran Air, Jenis, & Tips Memilihnya

Keran air adalah bagian penting dalam sistem saluran air di rumah atau bangunan. Saat memilih keran air, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu ukurannya. 

Mengetahui ukuran keran air itu penting supaya air bisa mengalir dengan lancar dan efisien di rumah atau bangunanmu. 

Memilih keran yang tepat bisa menjadi salah satu upaya dalam mencegah masalah saluran air mampet. Untuk mengetahui macam ukuran keran air, jenis, hingga tips memilihnya, simak artikel ini.

Ukuran Keran Air yang Sering Digunakan

Terdapat dua jenis ukuran keran air yang sering digunakan, yaitu keran air dengan ukuran 1/2 inci dan 3/4 inci. Berikut adalah penjelasannya.

1. Keran Air dengan Ukuran 1/2 Inci

Keran ukuran 1/2 inci adalah ukuran yang sering digunakan di rumah. Kelebihannya adalah harganya yang cukup terjangkau dan dapat digunakan untuk mengalirkan air panas maupun dingin. 

Keran ini juga mudah dipasang dan cocok untuk digunakan di berbagai tempat, seperti wastafel di kamar mandi atau dapur.

Namun, kekurangannya adalah aliran airnya lebih kecil dibandingkan dengan keran yang lebih besar. Ini membuatnya kurang cocok digunakan di tempat yang membutuhkan aliran air yang banyak, seperti shower kamar mandi.

Jika Anda membutuhkan aliran air yang lebih besar, keran dengan ukuran lebih besar bisa menjadi pilihan.

2. Keran Air dengan Ukuran 3/4 Inci

Keran ukuran 3/4 inci lebih besar dan memberikan aliran air yang lebih kuat. Hal ini membuatnya cocok untuk tempat yang membutuhkan banyak air, seperti shower keran luar ruangan.

Aliran yang kuat ini sangat berguna saat membutuhkan volume air yang banyak dengan cepat. Namun, keran 3/4 inci biasanya lebih mahal dibandingkan keran 1/2 inci. Selain itu, karena ukurannya yang lebih besar, pemasangannya bisa lebih sulit, terutama jika ruang terbatas.

Jenis-Jenis Keran air

Setelah mengetahui beberapa ukuran keran air, Anda juga perlu mengetahui beberapa jenis keran air, mulai dari keran air PVC hingga stainless steel. Berikut adalah penjelasannya.

1. Keran Air PVC

Keran air ini terbuat dari bahan plastik PVC yang tahan terhadap korosi, artinya tidak mudah berkarat meskipun sering terpapar air. Kelebihan utama dari keran PVC adalah harganya yang terjangkau, menjadikannya pilihan yang ekonomis. 

Karena PVC tidak mudah berkarat, keran jenis ini sangat cocok digunakan di tempat yang lembap atau sering terkena air, seperti di kamar mandi atau dapur.

Namun, keran PVC juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah kerentanannya terhadap kerusakan fisik. Meskipun tahan terhadap korosi, keran PVC bisa retak atau pecah jika terkena benturan keras atau tekanan yang berlebihan. 

Oleh karena itu, meskipun cocok untuk lingkungan yang lembap, keran ini kurang ideal untuk tempat yang sering terkena tekanan atau benturan kuat.

2. Keran Air Plastik

Keran plastik umumnya terbuat dari bahan plastik yang cukup kuat dan tahan lama. Meskipun begitu, keran ini lebih sering digunakan untuk aplikasi yang ringan, seperti di area taman atau tempat cuci yang tidak membutuhkan tekanan air yang besar. 

Keunggulan utama dari keran plastik adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan keran dari bahan lain, seperti logam. Karena harganya yang lebih murah, keran plastik menjadi pilihan populer di banyak rumah tangga.

Namun, keran plastik juga memiliki kekurangan. Meskipun cukup kuat, keran ini rentan terhadap kerusakan jika terpapar suhu yang sangat tinggi atau tekanan air yang terlalu besar. 

Jika terkena panas yang berlebihan atau tekanan air yang kuat, keran plastik bisa retak atau pecah. Oleh karena itu, keran plastik lebih cocok digunakan di tempat yang tidak memerlukan kekuatan tinggi atau paparan suhu ekstrem.

3. Keran Air Stainless Steel

Keran stainless steel cukup populer karena ketahanannya terhadap karat. Bahan stainless steel tidak mudah berkarat meskipun sering terpapar air, dan memiliki umur pakai yang cukup panjang. 

Kelebihan lain dari keran stainless steel adalah tampilannya yang elegan dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai jenis lingkungan, baik di kamar mandi maupun dapur. 

Karena sifatnya yang tahan lama, keran stainless steel sering digunakan di tempat-tempat yang sering terkena air.

Namun, ada kekurangan dari keran stainless steel, yaitu harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan keran dari bahan lain, seperti plastik atau PVC. 

Meskipun harganya lebih tinggi, keran stainless steel sangat layak dipilih karena daya tahan dan keindahannya yang tidak mudah pudar seiring waktu.

Tips Memilih Keran Air yang Tepat

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih keran air yang tepat, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan aliran air hingga menyesuaikan dengan anggaran. Berikut adalah penjelasannya.

1. Identifikasi Kebutuhan Aliran Air

Pertimbangkan seberapa sering dan banyak Anda menggunakan air di rumah. Jika Anda sering membutuhkan aliran air besar, misalnya saat mandi di shower, memilih keran 3/4 inci bisa lebih tepat karena bisa mengalirkan air lebih banyak. 

Namun, jika aliran air tidak berubah meski telah mengganti kerannya, terdapat kemungkinan adanya kerusakan pada shower. Lakukanlah pengecekan terlebih dahulu.

Namun, jika kebutuhan air Anda lebih ringan, seperti untuk mencuci tangan atau mencuci piring, keran 1/2 inci sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

2. Pilih Bahan yang Tepat

Periksa ukuran ruang tempat Anda akan memasang keran air. Jika ruangnya terbatas, pastikan ukuran keran sesuai dengan area yang ada. Jika keran terlalu besar, pemasangannya bisa menjadi sulit dan tidak pas dengan ruang yang tersedia.

3. Pertimbangkan Ruang Pemasangan

Pertimbangkan lingkungan tempat keran akan dipasang. Jika keran akan sering terkena air atau kelembapan tinggi, seperti di kamar mandi, pilih keran stainless steel yang tahan karat agar tidak mudah berkarat.

Untuk area luar, seperti taman, pilih keran PVC yang tahan terhadap cuaca ekstrem agar lebih awet dan tahan lama.

4. Perhatikan Fungsi dan Model

Pilih model keran yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya. Jika Anda membutuhkan fleksibilitas untuk mengatur aliran air, keran cabang bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Namun, jika Anda lebih mengutamakan kemudahan penggunaan dan desain yang sederhana, keran standar mungkin lebih cocok untuk Anda.

5. Sesuaikan dengan Anggaran

Ukuran dan jenis keran air dapat memengaruhi harga, sehingga penting untuk menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang Anda miliki. 

Setiap jenis keran memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya, keran dengan bahan stainless steel lebih tahan lama, tetapi lebih mahal, sementara keran plastik lebih terjangkau namun lebih rentan terhadap kerusakan. 

Demikian penjelasan mengenai ukuran keran air hingga tips memilihnya.  Dengan memahami hal ini, Anda bisa memastikan instalasi saluran air berjalan lancar dan efisien.

Source : mitra10.com

Blogs
What's New Trending

Related Blogs