Mengenal Mohammad Kahfi: Jejak Sejarah di Selatan Jakarta
Jalan Mohammad Kahfi yang membentang di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, bukan sekadar jalur penghubung antara Jakarta dan Depok, melainkan sebuah penghormatan terhadap sosok Raden Mas Mohammad Kahfi. Beliau adalah putra dari Pangeran Jagakarsa, seorang bangsawan sekaligus panglima perang dari Kerajaan Mataram yang ditugaskan menjaga wilayah selatan Batavia. Sebagai tokoh yang memegang peranan penting pada masanya, Mohammad Kahfi dikenal sebagai pemimpin administratif sekaligus tokoh spiritual yang menyebarkan ajaran Islam di kawasan yang kini menjadi Ciganjur dan sekitarnya.
Seiring perkembangan zaman, nama Mohammad Kahfi diabadikan menjadi dua ruas jalan utama, yakni Jalan Moh. Kahfi I dan Jalan Moh. Kahfi II. Kedua jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital bagi mobilitas warga, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan lintas wilayah antara Jakarta Selatan dan Jawa Barat. Meskipun kini dikenal dengan kepadatan lalu lintasnya, kawasan ini tetap mempertahankan sisi historisnya melalui keberadaan makam-makam keramat dan situs-situs sejarah yang masih dirawat dengan baik oleh masyarakat setempat.
Selain nilai sejarah dan fungsi transportasinya, wilayah di sepanjang Jalan Mohammad Kahfi juga menjadi benteng terakhir pelestarian budaya Betawi. Lokasinya yang sangat berdekatan dengan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menjadikan kawasan ini sebagai pusat edukasi seni dan tradisi lokal. Dengan perpaduan antara nuansa hijau yang masih tersisa dan denyut kehidupan modern, Jalan Mohammad Kahfi terus berdiri sebagai saksi bisu transformasi Jagakarsa dari sebuah wilayah hutan jati di masa lalu menjadi kawasan permukiman dan budaya yang dinamis.
Tanah Strategis 9.000 m² di Moh. Kahfi, Jagakarsa

Tersedia lahan seluas 9.000 m² dengan posisi sangat premium tepat di pinggir jalan utama Moh. Kahfi, Jagakarsa. Tanah ini sudah berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) dan siap untuk ditransaksikan. Lokasinya sangat menguntungkan karena berada di area yang sedang berkembang pesat di Jakarta Selatan.

Aksesnya sangat cepat, hanya 12 menit ke TB Simatupang (Trakindo) dan 13 menit ke Stasiun Lenteng Agung. Kedekatan dengan pusat bisnis dan transportasi ini menjadikannya pilihan tepat untuk operasional bisnis besar. Lokasi ini sangat ideal untuk dibangun pool armada, gudang, maupun supermarket.

Sesuai aturan tata kota, lahan ini masuk zona R9 (hunian KDB rendah 30%) yang menjamin lingkungan tetap asri. Dengan harga Rp90 Miliar, tanah ini adalah aset investasi yang sangat menjanjikan. Segera amankan lahan luas di lokasi strategis ini sebelum harga terus naik.