13 Inspirasi Pagar Bambu Minimalis, Estetik & Tahan Lama!
Di perkampungan, kamu akan mudah menemukan pagar rumah dengan bahan bambu. Namun, berkat estetikanya yang alami dan khas, pagar bambu minimalis kini sering dipilih untuk arsitektur hunian di perkotaan, lho.
Jangan salah, pagar dengan bambu punya kekuatan dan daya tahan yang bagus untuk dijadikan sebagai pagar. Bahannya pun mudah dibentuk dengan model apapun, seperti inspirasi berikut ini.
Jenis-Jenis Pagar Bambu yang Sering Digunakan

Pagar bambu punya beberapa macam jenis. Namun, ada beberapa jenis bambu yang sering digunakan untuk membuat pagar karena punya daya tahan yang kuat. Berikut diantaranya.
Bambu Wulung
Bambu wulung memiliki tampilan warna hijau keabu-abuan yang tampak unik. Dengan permukaan yang kasar, bambu wulung memiliki serat yang kuat dan tahan terhadap beban dan tekanan, membuatnya awet digunakan.
Jenis Bambu Bali
Kalau jenis ini memiliki tampilan kulit hijau kekuningan dengan tekstur yang lembut dan halus. Soal daya tahan, bambu Bali cenderung kuat dan awet terhadap berbagai serangan cuaca. Tetapi, jenis ini relatif lebih mahal daripada jenis bambu lainnya.
Bambu Hitam
Seperti namanya, jenis bambu ini memiliki tampilan warna kulit hitam dengan rona kehijauan. Teksturnya yang halus dan warna yang unik, menjadikannya sempurna untuk mempercantik estetika rumah.
Disamping itu, bambu hitam menawarkan daya tahan yang kuat terhadap serangan hama maupun segala cuaca.
Jenis Petung
Bambu petung adalah jenis bambu yang mempunyai tampilan warna kulit hijau kecoklatan yang tampak halus.
Ukuran diameternya cenderung cukup besar dan panjang mencapai 30 meter, sehingga ideal untuk membuat pagar yang tinggi, kokoh dan tahan lama.
Bambu Betung
Lalu, ada bambu betung yang cocok untuk membuat pagar rumah. Karakteristiknya memiliki warna kulit keabu-abuan dengan tekstur kasar.
Dengan serat yang kuat dan ukuran cenderung besar, menjadikan pagar bambu betung lebih tahan lama. Untuk harganya relatif murah daripada jenis lainnya.
Ide Desain Pagar Bambu Minimalis yang Estetik
Berikut beberapa desain pagar bambu minimalis yang estetik dan menarik untuk kamu tiru.
1. Pagar Bambu Minimalis yang Ditenun Rapat

Buat kamu yang menginginkan privasi lebih pada pagar, maka model pagar bambu minimalis satu ini cocok kamu pilih. Desainnya disusun rapat membentuk vertikal, memberi kesan pagar yang tampak tinggi dan rapi.
Agar kokoh, pagar bambu diikat menyatu menggunakan tali kain berwarna hitam. Sehingga pagar bambu tampak elegan dan kuat tanpa mengorbankan privasi penghuni.
2. Pagar Bambu Modern dengan Lampu Teras

Kalau sebelumnya pagar bambu disusun rapat menggunakan tali kain, desain ini ditanam langsung ditanah yang membuatnya lebih kokoh dan kuat.
Bambu ukuran kecil dipilih dengan beberapa batang yang memberi nuansa tropis nan teduh ke tampilan rumah. Ditambah lagi, pancaran lampu LED dari lampu teras, menambah estetika pagar terlihat modern nan hangat.
3. Kombinasi Bambu Coklat dan Hitam

Pagar vertikal menjadi andalan karena memberi tampilan yang tinggi nan cocok untuk menjaga privasi penghuni. Nah, agar tampak lebih beda, kamu bisa menyusun pagar bambu vertikal dengan warna bambu yang berbeda.
Misalnya, memadukan bambu kecil warna coklat keemasan dengan bambu besar warna hitam. Ini akan menciptakan kontras yang tampak unik dan modern ke tampilan pagar. Dikelilingi dengan tanaman hijau, menambah nuansa asri dan sejuk.
4. Hiasi dengan Tanaman Vertikal

Ingin punya taman, tapi keterbatasan lahan? Kalau gitu, bisa manfaatkan pagar bambu minimalis dengan pot tanaman vertikal seperti ini.
Cara ini dapat menambah sentuhan alami nan asri tanpa memakan banyak tempat. Pilih model pot kayu untuk tampilan yang harmonis dengan pagar bambu, ya.
5. Bambu Hijau yang Asri

Bambu warna coklat sudah sering digunakan untuk membuat pagar. Nah, kalau ingin kesan lebih sejuk dan asri, bisa pertimbangkan batang bambu yang masih hijau atau belum kering.
Tetapi perlu kamu ingat, warna hijau segar ini mungkin tidak dapat bertahan lama, sebab bambu akan mengering dan berwarna coklat.
Namun, kalau ingin tetap menghadirkan nuansa hijau di pekarangan rumah, menghadirkan taman hijau di dekat pagar bisa jadi solusi yang menarik.
6. Pagar Bambu Pendek yang Elegan

Untuk lahan kecil, desain pagar pendek bisa jadi opsi yang bagus untuk kamu terapkan. Ukurannya yang pendek dapat menghadirkan kesan visual lebih terbuka dan besar.
Selain itu, model pagar ini memungkinkan sirkulasi udara dan cahaya alami yang baik karena tidak ada penghalang tinggi. Pagar bambu warna coklat terang sangat sempurna untuk hunian bergaya minimalis, natural, maupun skandinavia.
7. Bambu Hitam Kombinasi Beton

Secara kualitas, bambu memang terbukti lebih kuat dan tahan lama. Begitu pula dengan pagar beton. Jika dikombinasikan, keduanya dapat menghasilkan pagar yang bukan hanya kokoh, tapi juga tahan lama dan kuat. Bambu akan memberi sentuhan natural, sedangkan beton menghadirkan kesan modern dan kokoh.
8. Pola Horizontal

Pagar pola horizontal juga tak kalah menarik untuk kamu tiru. Terlebih, pemilihan pola horizontal mampu memberi ilusi optik yang bikin pagar terlihat lebih luas dan terbuka. Selain itu, model ini juga cocok untuk segala gaya hunian.
9. Pagar Bambu Minimalis Putih

Menghadirkan kesan minimalis yang estetik dan sederhana, pagar bambu warna putih bisa jadi opsi menarik untuk kamu tiru. Pagar bambu yang dilapisi cat warna putih akan memberi visual pagar yang tampak bersih dan lapang. Kamu bisa menyusun model pagar vertikal dengan ketinggian yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan.
10. Pola Wajik yang Elegan

Model pagar bambu minimalis kali ini menawarkan pola wajik yang memberi estetika lebih unik dan elegan. Pola geometris yang khas, menghadirkan tekstur dan pola lebih menarik. Cocok untuk kamu yang bosan dengan tampilan pagar itu-itu aja.
Terlebih, lubang-lubang pada pola pagar memungkinkan pekarangan rumah memperoleh sirkulasi udara dan cahaya yang optimal. Sehingga memberi kesan asri dan adem.
11. Pagar dengan Tanaman Bambu Hidup

Menggunakan tanaman bambu hidup sebagai pagar rumah bisa jadi ide yang praktis buat kamu tiru. Tanaman bambu yang berjejer mengelilingi rumah dengan dedaunan yang hijau, mampu menciptakan nuansa rumah yang terasa asri dan teduh.
Biar tidak terkesan sumpek, pilih bambu jepang atau khusus tanaman hias. Hindari bambu besar karena akan membuat hunian terlihat seperti hutan yang lebat.
12. Tanaman Bambu Hidup dengan Pagar Tembok

Kalau inspirasi ini menampilkan pagar tembok dengan tanaman bambu hidup sebagai pelengkap dekoratif pagar. Ini bisa jadi cara yang elegan untuk membuat pagar dengan bambu, tapi dengan sentuhan lebih beda dan kuat.
13. Bambu Besar yang Artistik

Desain terakhir menampilkan pagar bambu besar dengan warna bambu tua yang bervariasi. Susunan bambu dengan warna natural yang beragam, mempercantik tampilan luar rumah secara menyeluruh. Cocok sekali diterapkan pada hunian bergaya kontemporer.
Tips agar Pagar Bambu Awet dan Tidak Mudah Lapuk

- Pilih bahan bambu yang awet dan tahan terhadap serangan cuaca maupun hama
- Gunakan pelindung anti serangga. Misalnya menggunakan larutan insektisida atau melapisinya dengan cat pelindung anti serangga yang tahan cuaca
- Lakukan finishing dengan cat pagar yang aman dan ramah lingkungan
- Rutin membersihkan debu, kotoran dan serpihan daun agar tidak menjadi tempat serangga ataupun jamur.
Demikian pembahasan tentang pagar bambu minimalis yang telah Kami rangkum untuk kalian.
Source : dekoruma.com